Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

Tersenyumlah :)

"Dan barangsiapa yang berusaha untuk selalu sabar, maka Allah akan memberikannya kesabaran. Dan tidaklah seseorang diberi sesuatu yang lebih baik dan lapang daripada kesabaran." HR. Tirmidzi : 1947 Jika kalian hanya melihat senyum di wajahnya, percayalah itu adalah hadiah dari Yang Maha menetukan takdir atas sabar yang dia pilih dalam kehidupannya. Bukan karena dia tidak memiliki masalah. Bukan karena tak mampu merasakan sedih dan kecewa. Bukan juga karena semua keinginan nya telah Allah ta'ala penuhi. Tapi dia telah memahami bahwa setiap kesulitan, kesedihan hanya akan selesai dengan mengadukan kepada Pemilik alam semesta. Bahwa hati yang senantiasa bersyukur akan mencukupi kehidupannya. Bahwa hati yang senantiasa sabar akan memiliki tempat mulia di sisi Allah ta'ala. Air matanya hanya dia tumpahkan ketika dia berdua dengan Tuhan-nya. Hatinya senantiasa berharap hanya kepadaNya. Tidak ada yang lebih dia inginkan melainkan Tuhan nya ridho atas setiap ka...

Pilihanmu hanya dua Syukur atau Sabar

Sabar dan bersyukur kepada Allah atas musibah yang menimpa. Keadaan seperi inilah yang dicontohkan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Dari Aisyah radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melihat (mendapatkan) sesuatu yang dia sukai, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan, الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ ‘[Alhamdulillahilladzi bi nimatihi tatimmush sholihat] Segala puji hanya milik Allahyang dengan segala nikmatnya segala kebaikan menjadi sempurna.’ Dan ketika beliau mendapatkan sesuatu yang tidak disukai, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan, الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ ‘[Alhamdulillah ala kulli hal] Segala puji hanya milik Allah atas setiap keadaan’.” (HR. Ibnu Majah. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini hasan)

Kesulitan dan Kemudahan

Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah. Pagi ini takdir Allah membawa langkah kaki ke tempat yang tidak pernah terfikirkan akan kesana sebelumnya. Hari itu ditemani adik sholeh dan sepertinya dia melihat wajah kakanya yg mulai pucat dan tidak tenang. Hehe Dia mendekati ku dan mebisikan kalimat doa yang belum aku hafal. Kemudian dia katakan "Ayo kak, ikutin rizqi baca doa ini sampai hafal, insyaaAllah mudah kok." Dari Anas bin Malik, beliau berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً “Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa” [artinya: Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah]. S...

Boleh Hasad ?

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, لاَ حَسَدَ إِلاَّ فِى اثْنَتَيْنِ رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالاً فَسُلِّطَ عَلَى هَلَكَتِهِ فِى الْحَقِّ ، وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ الْحِكْمَةَ ، فَهْوَ يَقْضِى بِهَا وَيُعَلِّمُهَا “Tidak boleh hasad (ghibtoh) kecuali pada dua orang, yaitu orang yang Allah anugerahkan padanya harta lalu ia infakkan pada jalan kebaikan dan orang yang Allah beri karunia ilmu (Al Qur’an dan As Sunnah), ia menunaikan dan mengajarkannya.” Ghibthoh adalah berangan-angan agar mendapatkan nikmat seperti yang ada pada orang lain tanpa mengharapkan nikmat tersebut hilang. Jika ghibthoh ini dalam hal dunia, maka itu dibolehkan. Jika ghibthoh ini dalam hal ketaatan, maka itu dianjurkan. Sedangkan maksud dari hadits di atas adalah tidak ada ghibtoh (hasad yang disukai) kecuali pada dua hal atau yang semakna dengan itu.” Sumber: Rumaysho