Terkadang takdir tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Terkadang kita mungkin perlu menunggu lebih lama, untuk bertemu dengan orang yang tepat. Tentang pilihan. Pilihan itu akan selalu ada. Namun, bagaimana hati menjabarkan nya. Libatkan Pemilik Hati ! Apapun pilihannya, tak ada yang sempurna dalam pikiran kita. Terlepas dari semua pilihan itu adalah bagaimana cara bertanggung jawab atas pilihan kita sendiri dan bertahan hingga akhir. Meskipun harus jatuh berulang kali. Jika yang dicari adalah KESEMPURNAAN, lantas apa gunanya melengkapkan separuh agama ?
Postingan
Menampilkan postingan dari Desember, 2019
Dunya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
"You chase the Dunya when it was meant as a punishment for Adam." Al-Hasan al-bashri (may Allah have mercy on him) Kalian tahu apa rizqi paling besar ? Materi berlimpah ? Jabatan tinggi ? Kekuasaan ? وَمَنْ يُّؤْمِنْ بِۢا للّٰهِ وَيَعْمَلْ صَا لِحًـا يُّدْخِلْهُ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۤ اَبَدًا ۗ قَدْ اَحْسَنَ اللّٰهُ لَهٗ رِزْقًا "Dan barang siapa beriman kepada Allah dan mengerjakan kebajikan, niscaya Dia akan memasukkannya ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sungguh, Allah memberikan rizqi yang baik kepadanya." (QS. At-Talaq 65: Ayat 11) Bukan Dunia yang fana tapi Rizqi terbesar(terbaik) itu adalah iman dan amal sholeh, karena hanya iman dan amal sholeh yang akan menghantarkan kita ke surgaNya.
TIDAK ADA YANG REMEH DALAM PERKARA AGAMA
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Tidak Ada Perkara Agama Yang Remeh Seringkali kita dapati perkataan sebagian orang “cuma masalah jenggot saja dipermasalahkan“, “ah cuma isbal saja dibesar-besarkan”, “kan cuma masalah cadar…”, dan semisalnya. Perkataan-perkataan ini mengandung peremehan terhadap sebagian ajaran Islam. Demikian juga sebagian orang yang membagi syariat menjadi inti dan kulit. Sehingga ada ajaran Islam yang merupakan kulit, sehingga tidak terlalu penting. Tidak ada yang remeh dalam masalah agama Renungkan firman Allah ta’ala: إِنَّا سَنُلْقِي عَلَيْكَ قَوْلًا ثَقِيلًا “Sesungguhnya Kami akan menurunkan kapadamu perkataan yang berat.”(QS. Al Muzammil: 5). Maka Al Qur’an dan semua yang dikandungnya disebutkan oleh Allah sebagai qaulan tsaqilan (perkataan yang berat). Semuanya bukan perkara remeh sama sekali. Perhatikan! Bagaimana masalah buang air kecil ternyata tidak remeh, karena bisa mengakibatkan adzab kubur. Wal ‘iyyadzubillah. Dari Ibnu ‘Abbas radhiallahu’anhuma, ia berkata: مَرَّ ال...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Saudaraku... Jalan ke surga adalah jalan yg penuh dengan rintangan, tidak sampai kesana kecuali orang yang bersabar. Ada perintah yang harus dikerjakan. Ada larangan yang harus dijauhi. Dan Ada ujian yg harus kita sabar menghadapinya. Rasulullah shallallah'alaihi wasallam bersabda, حُفَّتِ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ وَحُفَّتِ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ "Surga itu diliputi perkara-perkara yang dibenci (oleh jiwa) dan neraka itu diliputi perkara-perkara yang disukai syahwat." (HR. Muslim) Kesenangan dunia adalah kesenangan yang sedikit, sebentar dan banyak kekurangan sedangkan kesenangan akhirat adalah kesenangan yang banyak, kekal selamanya dan tanpa ada kekurangan sedikitpun. Allah subhanahu wata'ala berfirman, yang artinya : "Sedangkan kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan dunia, padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal." (QS. Al-A'la 87: Ayat 16-17) Dan Allah subhanahu wata'ala berfirman: اعْلَمُوٓا أَنَّمَ...
How do you develop Sabr in your life ?
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
I have come to that point in my life where I feel everything is in Allah’s hands, and I find that very liberating. I go to Allah سبحانه و تعالى for everything and all I need to do is rely on Him and Him only. All my life, He’s come through for me and when my dua hasn’t been accepted I understand exactly why it didn’t and that itself was a blessing. I basically now take a deep breath (sabr/patience) and talk and talk to Allah سبحانه و تعالى. It’s so simple. But it works. "Breathe and make dua.” "Indeed, the patient will be given their reward without account (limit)." (Qur’an 39: 10) We are warned that we would be tested in various forms. And the key is how we react.