Dimana Keadilan Tuhan ??


 "Dimana Keadilan Tuhan??"

Kisah yang sudah cukup lama aku baca, namun kisah ini selalu datang disaat saat aku merasa doaku, usahaku dan apa yang aku inginkan belum juga Allah kabulkan. Aku membaca kisah ini dari sebuah majalah milik perusahaan penerbangan. Saat itu aku sedang menunggu seseorang di kantor tersebut, dan tidak sengaja kudapati sebuah majalah di atas meja yang sepertinya tertinggal. kubuka lembaran-lembaran majalah tersebut dan kudapati pada sebuah judul cerita "Dimana Keadilan Tuhan??"
aku tidak begitu hafal cerita keseluruhannya, tapi aku akan coba menghadirkan makna dari keadilan Tuhan yang dipertanyakan.

Pada suatu hari, seorang anak yang masih duduk di bangku sd , merasa kesal, bingung dan hampir putus asa. Hal itu disebabkan karena dia melihat pada keadaan temannya, temannya jarang sekali berbuat baik, tidak pernah berdoa dan berusaha , selalu bermalas-malasan , akan tetapi temannya itu memiliki apa yang selalu diinginkannnya, temannya memiliki segalanya dan hidupnya terlihat sangat bahagia, dilain sisi anak ini merasa Tuhan tidak adil, dalam hatinya berkata "anak tidak baik seperti dia kok Tuhan kasih kebahagiaan dan segala yang dia inginkan terpenuhi, tapi kenapa aku yang selalu berusaha dan berdoa untuk mendapatkan apa yang aku inginkan jarang sekali Kau kabulkan keinginanku, bahkan akupun tidak lebih bahagia dari dia. Tuhan tidak adil !"

Sampai suatu ketika dia menceritakan masalah ini pada gurunya. "Mengapa Tuhan sangat tidak adil padaku guru?" Kemudian sang guru tidak langsung menjawab pertanyaan muridnya ini dan justru mengajukan pertanyaan pada muridnya. "Pernahkah datang seorang pengamen padamu?" tanya guru. "Tentu pernah guru." jawab anak itu dengan yakin. "Lalu apa yang kamu lakukan jika pengamen itu berpakaian lusuh, penampilannya menakutkan dan suaranya sangat mengganggu telingamu?" guru bertanya kembali. "Tentu aku langsung memberikan uang pada pengamen itu agar pengamen itu cepat-cepat pergi dari hadapanku guru." Jawab anak itu .
 "Kemudian jika yang datang padamu seorang pengamen dengan pakaian yang rapih, berperilaku  sopan, dan suaranya sangat indah, apa yang akan kamu lakukan terhadap pengamen tersebut?" Tanya gurunya sambil tersenyum. "Tentu aku sangat senang guru, aku tidak akan langsung memberikan uang padanya, aku akan menyuruhnya untuk bernyanyi lagi dan lagi agar pengamen itu tidak cepat-cepat pergi, setelah aku puas dengan lagunya barulah aku beri pengamen itu uang guru, hehe" Jawab anak kecil itu sambil tertawa geli.

sang guru kemudian melanjutkan berbicara sementara anak kecil itu masih tertawa . "Mungkin seperti itulah Tuhan mu, ketika datang padaNya seorang anak yang berakhlak buruk yang diibaratkan seorang pengamen yang menakutkan,lusuh dan suara yang menyakitkan telinga Dia langsung menyuruh malaikatNya untuk memberikan apa yang diminta anak itu karena Dia tidak suka berlama-lama dengan anak itu, akan tetapi jika datang padaNya seorang anak berakhlak mulia, baik budi pekertinya dan berdoa dengan sungguh-sungguh bahkan sampai meneteskan air mata dengan ikhlas mengharapkan keridhoan Tuhannya, maka Tuhan memerintahkan malaikatNya untuk menangguhkan permintaan anak itu , karena Tuhan ingin berlama-lama dengan anak tersebut , Tuhan ingin mendengarkan kalimat-kalimat doa tulus yang diucapkan oleh anak tersebut hingga pada waktu yang tepat Tuhan akan memberikan apa yang diminta oleh anak tersebut dengan bonus lebih dari apa yang diharapkan anak itu."

Anak itu mendengarkan dengan sangat baik penjelasan dari gurunya, dan sejak itu dia mengerti bahwa Tuhan akan mengabulkan doa anak-anak yang soleh, berakhlak baik dan doa anak yang selalu bermanja pada Tuhannya dan selalu mendekatkan diri pada-Nya.

Ketika kita merasa sudah berusaha maksimal, selalu berdoa dan beribadah tiada putus akan tetapi kita belum juga mendapatkan apa yang kita harapkan, jangan pernah putus asa dan menyerah dalam berdoa kepada Allah SWT, karena saat itu mungkin doamu sedang di tangguhkan oleh Allah SWT, karena Dia ingin kita selalu datang padanya dalam sujud dan menangis berserah diri kepada-Nya dalam doa. Yakinlah bahwa Allah akan memberikan apa yang kita usahakan, atau mungkin Allah akan memberikan lebih baik daripada apa yang kita minta. Allah Maha Adil dengan segala ketetapannya. :')


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ini tentangmu :)

first time