Two part 2

daaan aku punya seorang adik laki-laki. kalo inget wajahnya rasanya gak pernah iongin berhenti untuk ketawa hehe dari kecil dia laki-laki yang sangat humoris, bukan hanya wajahnya saja yang bikin orang ketawa tapi diapun mampu membuat orang tertawa dalam keadaan apapun.

namanya Muhmammad Rizqi, waktu masih kecil sih panggilannya Iqi, tapi seiring berjalannya waktu panggilannya berubah menjadi RIZQI, lebih keren dikit hehe dia adalah laki-laki kedua yang sangat aku sayang setelah papahku. sejak kecil sikapnya memang menunjukkan kecerdasannya, dia mampu mencerna dengan sangat baik apa yang didengarnya meskipun dia tidak sedang fokus dengan apa yang sedang dia dengar. duh bingung yaa.. jadi gini salah satu contohnya ketika dia beruumur 2 atau 3 tahun aku lupa, papahku dirumah sedang murojaah, dan adikku itu ada di dekat papahku tapi dia sedang asyik dengan jam power rangers dan robot power rangersnya, namun siapa yang sangka dalam keasikannya dengan mainannya, telinganya menyerap hafalan ayahku dan mentrasfernya ke otak. selang beberapa jam dia ngoceh-ngoceh sendiri, dan ternyata dia sedang membacakan ayat yg dia dengar saat ayahku murojaah. di sekolahpun begitu, adikku ini adalah anak yang sangat jahil, dia tidak nakal cuma jahil hehe mungkin karena umurnya terlalu muda saat masuk sd, jadi sikapnya masih seperti anak tk , saat gurunya sedang mengajar dia sering jalan2 mengitari ruangan kelas entahlah apa yang dia lakukan mungkin tawaf hehe dan di rumah pun dia tidak pernah terlihat serius belajar, tapi lagi2 meskipun dia tawaf didalam kelas, telinganya mampu menyerap dengan baik apa yg gurunya ajarkan, alhasil siapa sangka dia selalu berprestasi dikelas, rangking nya selalu dalam rentang 1-3, paling jelek itu rangking 3 dan lebih sering rangking 1 dan gak sedikit guru yang tidak mengenalnya bahkan kepala sekolahnya pun menyayanginya. Tapi setelah beranjak ke kelas 4 sd, dia berhenti tawaf, mungkin capek, aatau mungkin pusing atau mungkin malu hehe .

sekitar umur 9 tahun ayahku memutuskan menyekolahkan dia di sekolah tahfiz setelah dia pulang sekolah. mungkin lelah dia rasakan setelah belajar di sekolah seharian, dia harus sekolah lagi di sore hari, namun dia tidak pernah mengeluh dia sangat semangat menghafal dan dia termasuk murid yang cepat menghafal dan memiliki suara yang indah, kata gurunya. tapi memang benar aku rasakan, sejak kecil papahku mengajarkan dia azan,mengajak salat ke masjid, memperdengarkan murottal anak-anak yang suaranya merdu, dan adikku mampu mengikutinya dengan sangat baik, dan juga dia memiliki keberanian yang tinggi. dengan suaranya yang indah dia mampu mengumandangkan azan di umur 7 tahun, dan kata ketua Rw di rumahku yang kebetulan juga sayang banget sama adikku bilang "om seneng denger rizqi azan, om sampe nangis sangkin bagusnya suara rizqi" .semenjak itu dia sering azan, apalagi kalo bulan ramadhan, sambil nunggu ta'jil di masjid :D
yap aku pun mengakui, adikku jauh jauh dan jauh memiliki suara yang indah bahkan papahku tak seindah suara adikku. dalam waktu kuarng lebih dua tahun dia mampu menghafal 4 juz Al-quran dengan bacaan tartiil. Ya Allah aku sangat bangga padanya. Dia menjadi motivasi terbesarku untuk menghafal Al-quran, meskipun sangat terlambat di usiaku saat ini, tapi aku tak akan pernah mau mengalah pada keadaan , aku pasti bisa !

saat ini adikku berada di kelas 2 SMP, dan dia sudah sering memenangkn lomba tahfiz dan juga pidato bahasa inggris, aku akui dia memang memiliki keberanian dan rasa percaya diri yang tinggi, bahkan di awal dia duduk di bangku SMP dia sudah di jadikan ketua di salah satu departemen OSIS dan ketika beranjak ke kelas 2 SMP dia dicalonkan sebagai ketua OSIS, sayangnya papah saya menyuruh dia untuk mengundurkan diri jadi ketua OSIS.

adikku adalah laki-laki yang membuat aku merasa disayang dan sangat diperhatikan, karna papahku  bukanlah seorang ayah yang perhatian dan bukan seorang ayah yang mampu menunjukkan kasih sayangnya kepada anak-anaknya. Aku dapatkan kasih sayang dan perhatian dari adikku, bahkan terkadang dia menjadi sosok yang jauh lebih dewasa dari aku, dia sangat menyayangiku meskipun aku dan adikku sangat sering berantem tapi dia adalah laki-laki yang sangat aku cintai dan begitupun dengan dia, adikku pernah membisikkan kalimat ini padaku "kak sini deh iqi bisikin, kak lia yang paling iqi sayang, "  dan sering kali dia menangis ketika liburan kuliahku telah berakhir dan aku akan kembali ke semarang. dan hampir setiap kali aku kembali ke semarang setelah aku sampai di kosanku adikku telfon dan bilang "kak, iqi kangen, kak lia kapan pulang?" aku tertawa, gimana engga? baru aja 2 bulan aku dirumah dan baru beberapa jam aku ninggalin dia, dia udah nanya kapan aku pulang hehe
tapi itulah adikku yang lucu, dewasa, cerdas, soleh dan penyayang. :)


"Ya Allah terimaksih telah memberiku DUA saudara yang sangat menyayangiku , DUA saudara yang snagat hebat dengan kepribadian mereka yang berbeda, DUA saudara yang memberiku semangat, DUA saudara yang kau titipkan pada kedua orang tuaku untuk menemani perjalanan hidupku di Bumi-Mu, DUA saudara yang akan selalu aku genggam dalam hati ini. "

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ini tentangmu :)

first time