31 Oktober 1994
Bismillahirohmanirrohim....
"Barokallahu fii umrik.." sepanjang hari kalimat itu datang menghampiri ku diiringi jabatan tangan hangat dari saudari-saudariku...
Kenapa? sebenarnya ada apa hari ini?
Tidak ada apa-apa,hari ini tidak ada yang spesial, hari ini bukan hari sumpah pemuda, bukan juga hari pahlawan atau bahkan hari kemerdekaan Indonesia, hari ini juga bukan hari ulang tahunku atau hari lahirku karena hari lahirku hari senin hehe , ini hanya hari Jum'at, Jum'at yang penuh berkah :D
Namun, konon katanya pada tahun 1994, tepat diakhir bulan Oktober yaitu tanggal 31 Oktober, atas izin Allah SWT terlahir seorang bayi perempuan ke bumi Allah sebagai khalifah baru dari sekian ribu juta khalifah yang telah terlahir lebih dulu, dan tanggal 31 Oktober di tahun 2014 ini jatuh di hari Jum'at, jadi hari Jum'at full barokah untuk bayi perempuan yang terlahir 20 tahun silam itu :)
Hari ini benar-benar menjadi hari muhasabah untuk diriku. Hari ini bukan hanya sekedar ucapan dan doa yang biasanya orang berikan ke setiap manusia yang katanya sedang merayakan tanggal lahirnya. Ya Allah, menyedihkan sekali mendengarkan kata "merayakan". iya, hari ini aku tidak hanya mendapat kalimat ucapan selamat dan doa, atau sebuah kejutan dari beberapa temanku, tapi ada beberapa ucapan yang aku dapatkan yang di dalam kalimatnya tersirat menghakimi diriku.
Pertama, salah seorang sahabatku mengirimi pesan "Gak nangis lagi lia dirayain miladnya?"
seketika aku terdiam, aku berfikir, berusaha mencerna kalimat ini, dan aku membuka kisah masa laluku. Dimana saat itu aku paling tidak suka merayakan ulang tahun, bagiku hari lahir itu tidaklah pantas dirayakan diberi hadiah apalagi dikasih kue, hari lahir itu datang itu artinya umur kita semakin bertambah, kesempatan hidup semakin mengecil, amanah yang harus dipertanggungjawabkan semakin memberati pundak yang mulai menunduk karna membawa beban amanah yang semakin banyak di bumi allah ini, Ya Allah ,iya aku ingat sekali saat itu aku bercerita pada dia , kalo aku sedih karena ada yang merayakan ulang tahunku, dan kita adalah orang yang tidak tertarik dengan perayaan ulang tahun, Ya Allah aku seperti di tampar oleh sahabatku itu, tidak aku tidak merayakannya akupun tidak minta untuk dirayakan, ini hanya bentuk rasa kepedulian ukhuwah dan cinta dari keluargaku, aku tidak menganggap ini sebuah perayaan ..
beberapa saat kemudian pesan bbm mucul dari dia "ambil yang positifnya aja". waaaah lega sekali rasanya, iyap benar ambil sisi positifnya, terimakasih banyak sahabat, sudah mengingatkanku ketika aku mulai lalai dan terlena pada kebahagiaan yang semu pada hari ini :')
Semoga kau tidak pernah lelah menjadi alarm amal soleh ku :)
Kedua, seorang teman yang baru saja aku kenal mengirimi ucapan dan doa yang kalimatnya seperti ini : "Semoga kmu menemukan asalmu "knp tuhan menciptakan kamu di dunia ini"? pdhl tuhan tanpa kamu kn gk masalah? tp knp Ia menciptaan kamu? "
Kenapa Tuhan Menciptakan aku?Padahal Tuhan tanpa aku kan gak masalah. Kenapa???
Ya Allah, kok bisa yaa dia kepikiran untuk bertanya kayak gitu. Kemudian aku teringat salah satu ayat Al-Quran yang artinya Allah berfirman : "Tidaklah Aku cipatakan kalian (Jin dan Manusia) selain untuk beribadah kepada-Ku."
mungkin itu salah satu jawabannya, entahlah teman aku belum memahami sedalam itu untuk menjawab pertanyaanmu, tapi yang pasti Tuhan tidak pernah mencipatakan sesuatu di muka bumi ini dengan sia-sia. termasuk diciptakannya aku di muka bumi ini, pasti Tuhan telah menyusun rencana terbaik-Nya untukku, aku yakin pasti ada manfaat walau hanya sebesar biji jarah, aku yakin tidak ada yang sia-sia atas apa yang telah Allah ciptakan :')
Sejak dulu mungkin aku terlihat cuek terhadap perayaan ualng tahun, aku sangat jarang sekali mengucapkan kalimat atau doa-doa kepada temanku yang sedang ulang tahun, mungkin mereka berfikir akutidak perhatian, aku tidak peduli tentang apa yang mereka pikirkan aku hanya berusaha berhusnuzon bahwa mereka tidak berfikir yang buruk tentangku. Sesungguhnya setiap aku menatap wajah temanku yang sedang ulang tahun, mulut ini memang tidak berbicara tapi hati ini kemudian yang memanjatkan doa kebaikan untuk saudariku itu, karena aku yakin akan perkataan Rasulullah SAW dalam sebuah hadist, yaitu : "sesungguhnya doa seorang muslim terhadap muslim lainnnya tanpa sepengetahuan saudara muslimnya itu lebih disukai(lebih mujarab)." Kalo tidak salah hadisnya seperti itu.
Maka hanya kata maaf yang teruntai kepada mereka teman-temanku, sahabatku, keluargaku, Maaf mungkin kalian kecewa ,mungkin kalian sedih , tidak, aku tidak lupa atas bertambahnya usia kalian, hanya saja mulut ini digantikan hati yang langsung memanjatkan doa kepada illahi. :')
Sungguh aku bersyukur karena atas skenario Allah, mereka (sahabat dan teman yang baru ku kenal) hadir untuk membuat diri ini kembali memegang pohon dengan kuat ketika angin berhembus dengan lambat dan membuat driri ini menikmati hembusan angin, hampir-hampir aku terjatuh ketika aku menikmati hembusan angin yang sangat lembuti tu.
Maka hanya kata maaf yang teruntai kepada mereka teman-temanku, sahabatku, keluargaku, Maaf mungkin kalian kecewa ,mungkin kalian sedih , tidak, aku tidak lupa atas bertambahnya usia kalian, hanya saja mulut ini digantikan hati yang langsung memanjatkan doa kepada illahi. :')
Sungguh aku bersyukur karena atas skenario Allah, mereka (sahabat dan teman yang baru ku kenal) hadir untuk membuat diri ini kembali memegang pohon dengan kuat ketika angin berhembus dengan lambat dan membuat driri ini menikmati hembusan angin, hampir-hampir aku terjatuh ketika aku menikmati hembusan angin yang sangat lembuti tu.
Terkadang memang tidak dapat dihindari, ketika orang-orang yang menyayangi kita membuat surprise untuk kita, tujuan mereka baik dan dengan harapan kita bahagia, tapi semoga tetap bahagia dalam batas sewajarnya, mengambil sisi positif dalam setiap peristiwa yang terjadi itu penting, dan yakinlah
'sesungguhnya amal perbuatan itu bergantung niatnya', semua tergantung pada niat dalam hati kita :)
Selamat hari Jum'at, Jum'at penuh berkah, Jum'at penuh cinta , Jum'at Muhasabah :')
Komentar
Posting Komentar