Memahami Kesabaran
Sabar, sebuah kata yang mudah diucapkan, namun amat sangat sulit untuk dipraktikan.
Sabar, suatu keberanian melawan hawa nafsu, benteng dari kekafiran, dan kendaraan yang tidak akan menjatuhkan pengendaranya.
Dalam memahami kesabaran, tidak hanya sabar terhadap apa yang dibenci, namun terdapat sabar terhadap apa yang disenangi oleh diri.
Hadza Sayamurru, semua akan berlalu. Bagi setiap bencana(ujian) pasti akan ada akhirnya dan pasti akan berlalu, sedangkan obat untuk menjalaninya adalah sabar terhdapanya.
Bukankah Allah telah berfirman: "Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan mengatakan: Kami telah beriman, sedang meeka belum diuji?" (Qs. Al-Ankabut:2-3)
Maka, menjalani segala ujian yang hadir dengan kesabaran yang teguh adalah kunci untuk melewati ujian dengan predikat memuaskan.
Meskipun dalam diri merasa masih belum bisa menjadi orang yang memiliki kesabaran tanpa batas layaknya Rasulullah saw., setidaknya cukupkan tekad dan usaha yang kuat untuk terus memperbaiki kualitas kesabaran diri.
Sabar, suatu keberanian melawan hawa nafsu, benteng dari kekafiran, dan kendaraan yang tidak akan menjatuhkan pengendaranya.
Dalam memahami kesabaran, tidak hanya sabar terhadap apa yang dibenci, namun terdapat sabar terhadap apa yang disenangi oleh diri.
Hadza Sayamurru, semua akan berlalu. Bagi setiap bencana(ujian) pasti akan ada akhirnya dan pasti akan berlalu, sedangkan obat untuk menjalaninya adalah sabar terhdapanya.
Bukankah Allah telah berfirman: "Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan mengatakan: Kami telah beriman, sedang meeka belum diuji?" (Qs. Al-Ankabut:2-3)
Maka, menjalani segala ujian yang hadir dengan kesabaran yang teguh adalah kunci untuk melewati ujian dengan predikat memuaskan.
Meskipun dalam diri merasa masih belum bisa menjadi orang yang memiliki kesabaran tanpa batas layaknya Rasulullah saw., setidaknya cukupkan tekad dan usaha yang kuat untuk terus memperbaiki kualitas kesabaran diri.
Komentar
Posting Komentar